Pengaruh Dunia Internet Terhadap Penjualan Produk

Pengaruh Dunia Internet Terhadap Penjualan Produk

Pengaruh Dunia Internet Terhadap Penjualan Produk. Internet menjadi salah satu kebutuhan bagi masyarakat luas saat ini. bukan saja bagi para pelaku pasar, hal ini juga berlaku bagi masyarakat yang berhubungan lebih luas tanpa batasan suku, daerah, negara dll.

Dengan terbukanya jaringan internet, idealnya tidak ada lagi suatu daerah yang tak tersentuh, atau tidak dikenal masyarakat lain. karena  semua hal informasi dapat di akses secara cepat, dan berita pun dapat tersebar dengan begitu cepat. itu adalah dalah salah satu Pengaruh Dunia Internet Terhadap Penjualan Produk.

Pengaruh Dunia Internet Terhadap Penjualan Produk,
belajar digital marketing

 

Meninjau dunia dalam hal perkembangan jaringan internet ini, kita ingat saat tahun 90 an sebelum internet muncul di Indonesia, ada media pager, dimana intinya media seseorang menyamppaikan pesan kepada orang lain. dan jauh sebelum tahun 90 an  itu telah tersebar media telepon di rumah2 atau di kantor2.

Dari fenomena ini tidak heran kalau cara berpikir seseorang menembus cakrawala berpikir, hingga akhirnya marak tumbuhnya jaaringan internet di seluruh dunia, hususnya Indonesia. Indonesia memang bukan negara pengakses tercepat, tapi menjadi negara pengguna media sosial yang masuk kategori 10 besar dunia. media sosial dalam berinteraksi dengan orang lain pastinya sangat membutuhkan jaringan internet.

artikel terkait

Pada tahun 1990,  Merupakan tahun bersejarah dimana muncul program editor dan browser yang ditemukan oleh Tim Berners Lee. Program tersebut berguna bagi pengguna untuk menjelajahi jaringan komputer yang terhubung. program tersebut lah yang pada akhirnya diberi nama www atau Worl Wide Web seperti sekarang.

kemudian pada tahun 1992, Komputer yang tersambung dan membentuk jaringan di tahun 1992 mecapai sejuta komputer. Sehingga pada tahun 1992 muncul istilah keren yaitu surfing the internet.

Dan di tahun 1994, Pada tahun ini situs internet sudah berkembang dan tumbuh menjadi 3000 alamat halaman. pada tahun ini pula muncul e-retail atau lebih dikenal virtual-shopping.

WA 087875065752
http://nengmarfu.com/infokelas
http://nengmarfu.com/daftar

Pengaruh Dunia Internet Terhadap Penjualan Produk,
belajar digital marketing

di era 2000an Yahoo tampil sangat menggoda para pengguna jaringan internet. di satu sisi hal ini melumpuhkan jasa pengiriman surat dan lain2, tapi disisi yang berbeda ini menjadi kabar baik bagi pengusaha kecil, menengah ataupun kelas kakap.

Dunia pemasaran yang selama ini dilakukan konvensional, telah mengalami pergeseran ke arah teknology digital, dalam hal ini deikenal dengan Digital Marketing. dimana teknologi digital sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia. survey yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) bahwa pada tahun 2017 jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai 14326 juta jiwa. angka tersebut meningkat dibanding tahun sebelumnya, 2016 yang mencatat sejumlah 132,7 jiwa pengguna. dengan demikian kenaikannya sekitar 54,6 persen dari total populasi penduduk Indonesia.

Dari jaringan yang semakin mudah, maka muncullah marketplace seperti tokopedia, shopee, bukalapak, dll. dalam hitungan bulan saja perusahaan2 tersebut sudah luar biasa jangkauannya. tidak heran jika fenomena toko gulung tikar atau pusat perbelanjaan seperti tanah abang atau thamrin city menjadi  sepi pengunjung.

Salah satu kelebihan seeorang mengunjungi marketplace dalam hal memenuhi kebutuhannya adalah para konsumen bebas macet dan antri.

baca juga artikel http://www.nengmarfu.com/belajar-digital-marketing-sekitar-jakarta/

 

WA 087875065752
http://nengmarfu.com/infokelas
http://nengmarfu.com/daftar

Pengaruh Dunia Internet Terhadap Penjualan Produk,
belajar digital marketing

Jadi dalam benak seorang pengusaha saat ini menawarkan produk sama dengan menggunakan jaringan. sebagai catatan pribadi saja, bahwa pada tahun 2015 kami masih gemar melakukan pameran atau bazar produk dalam suatu event, tentunya ada biaya sewa tempat dan lain2. saat itu memang pengunjung pameran luar biasa penuhnya, jadi mustahil kalau sampai produk kita tidak laku. Namun sejak tahun 2017 pameran sudah mulai berkurang pengunjungnya, dan hasilpun jauh dari harapan. Karena ternyata para pengunjung datang ke pameran itu hanya untuk cek barang, bukan untuk transaksi. karena untuk transaksi mereka lebih suka via online.

Sangat masuk akal ketika kita tanyakan alasan mengapa bertransaksi via online menjadi pilihan, hal ini karena barang dari online jauh lebih murah dari pada yang ditawrakan off line, mengapa demikian? karena bagi pengguna cara off line, para pengusaha membutuhkan biaya untuk sewa tempat, baayar karyawan dll. Sedang jika buka toko online, hanya perlu mendaftar saja. maka tidak heran barang menjadi lebih murah, dengan demikian akan lebih banyak diminati  dan dicari oleh konsumen.

Masih ragu menguasai dunia digital marketing?

Share
Shares